CARA INSTALL LINUX OPEN SUSE 13.1
OPEN SUSE
OpenSUSE adalah sistem operasi komputer yang dibangun diatas kernel Linux.OpenSUSEdikembangkan dengan dukungan komunitas melalui Proyek OpenSUSE yang disponsori oleh SUSE dan sejumlah perusahaan lain.
Berikut ini saya hanya akan menjelaskan secara singkat gabaran cara penginstalan linux openSUSE. Sebelum kita memulai proses penginstalan, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan :
- Persyaratan sistem minimumCPU: Pentium III 500 MHz atau yang lebih tinggi (Pentium 4 2.4 GHz atau lebih tinggi atau AMD64 atau prosesor Intel64 direkomendasikan).RAM: 1 GB RAM (2 GB direkomendasikan)Disk Space: 5,0 GB untuk instalasi normal (disarankan lebih)Sound dan Kartu Grafis: Kebanyakan kartu terbaru telah didukung.
- Burning file iso ke dalam DVDSebelum kita melakukan burning iso ke DVD, ada baiknya terlebih dahulu kita harusMengecek Md5 dari file iso yang telah kita download tersebut agar kita dapat memastikan bahwa file iso itu benar-benar lengkap dan tidak rusak atau corrupt. Pastikan saat membakar file iso ke DVD, kita menggunakan aplikasi burning iso (K3batau Nero dan PowerISO jika kita menggunakan Windows), atau jika tidak maka DVD tidak akan bootable atau akan rusak.
- Menggunakan USB Stick / Flash DiskImage iso juga dapat kita masukkan ke USB Stik / Flash Disk jika kita akan menggunakan cara penginstalan dengan metode live USB.
- Dual Boot (MS Windows dengan openSUSE pada komputer yang sama)Jika kita memilih untuk menginstal openSUSE dan MS Windows pada komputer yang sama atau biasa disebut dengan dual boot, maka hal tersebut adalah sangat mudah kita lakukan jika MS Windows adalah yang pertama kali kita instal kemudian menyusul openSUSE. Setelah kita menginstal MS Windows dan diikuti oleh openSUSE, maka openSUSE akan mendeteksi MS Windows dan bootloade openSUSE yang kemudian akan ditampilkan pada setiap StartUp berupa pilihan apakah kita akan boot menggunakan openSUSE atau MS Windows.Untuk melakukan instalasi dual boot, kita harus memastikan bahwa penginstalan dilakukan pada partisi yang berbeda agar kita terhidar dari bahaya kehilangan data, karena openSUSE akan secara otomatis akan menandai partisi MS Windows sebagai bagian yang akan dihapus saat penginstalan yang ditandai dengan tulisan warna merah, maka dalam melakukan dual boot ini kita harus berhati-hati.
- Menghidupkan Peripherals / Perangkat LainJika pada saat proses instalasi kita menghidupkan perangkat keras seperti printer dan perangkat lain, maka itu adalah sangat baik karena openSUSE akan secara otomatis langsung mengkonfigurasi perangkat-perangkat tersebut.Instalasi Dengan DVDSetelah kita melakukan burning openSUSE ke dalam DVD, kita langsung saja memasukkannya ke CD/DVD ROOM dan lakukan Re-start yang mana sebelumnya kita telah mengatur CD/DVD ROOM sebagai posisi pertama pada boot priority di BIOS, atau jika belum maka kita harus lakukan konfigurasi BIOS terlebih dahulu.Tampilan pertama saat boot menggunakan DVD openSUSE adalah layar selamat datang.Berikutnya ada piliahan menu instalasi, memori test, pemeriksaan media instalasi, pemilihan boot dan beberapa menu lainnya.Setelah memilih menu Instalation berikutnya ada pemberitahuan hak-hak sebagai user. Ini tidak membutuhkan persetujuan karena pengguna tidak dibatasi. Di sini juga kita menentukan layout keyboard yang akan kita gunakan.
Di sini kita memilih Apakah kita akan melakukan Instalasi baru atau kita memilih melakukan upgrade pada openSUSE yang sudah ada sebelumnya.
- Berikutnya ada pengaturan waktu. Jika kita menggunakan linux dianjurkan untuk jam harware ke UTC, atau kita menggunakan dual boot Windows gunakan pengaturan waktu setempat.
- Selanjutnya adalah kita menentukan desktop yang akan kita gunakan. Secara default telah terpilih KDE sebagai desktop manager. Namunkita dapat menggantinya dengan GNOME, Lxde, Xfce atau IceWM yang ada di pilihan menu other.
- Di sini kita mengisikan nama dan password user yang akan kita gunakan dalam menggunakan openSUSE.
Berikutnya adalah memasuki proses overview atau menampilkan semua konfigurasi dalam instalasi sebelum memulai proses inslalasi.
- Inilah tampilan proses instalasi yang sedang berjalan.
- Setelah instalasi selesai, sistem akan melakukan Re-start dan berikutnya akan melakukan konfigurasi secara otomatis.
- SUMBER : https://muhammadilhamx.wordpress.com/2015/02/20/cara-install-linux-open-suse-13-1/
CARA MENGINSTAL LINUX DEBIAN 7.6.0
Berikut ini cara menginstal Linux Debian disertai dengan gambar.
1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
Jika menggunakan Virtual Box Atau Vmware bisa melewati step sebelumnya.

1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
Jika menggunakan Virtual Box Atau Vmware bisa melewati step sebelumnya.

4. Setelah memilih instal Selanjutnya kita pilih bahasa, disini kita akan memilih bahasa indonesia.
5. Lalu kita pilih lokasi, indonesia.

8. Setelah itu kita perlu mengisi beberapa masukan seperti nama jaringan, nama domain, nama user, password dan lain sebagainya. Isilah sesuai keinginan anda namun anda harus mengingatnya karnananti setelah proses instalasi selesai anda perlu login dengan menggunakn user dan password yang tadi anda masukan.

10. Lalu akan masuk ke tahap pemartisian hardisk, jika kalian melakukan instalasi sistem operasi ini pada hardisk langung, pastikan anda telah membackup data – data padaardisk namun jika menginstal pada vmware hal itu tidak perlu dilakukan.
11. Karena saya menggunakan Vmware maka saya akan menggunakan seluruh partisi hardisk yang disediakan.

13. Lalu muncul pilihan untuk mengelola paket, kita tidak di wajibkan untuk memilih oleh karena itu saya akan melewati bagan ini dengan memilih pilihan kembali, lalau pada pilihan lanjutkan tanpa jaringan cermin saya pilih ya.

18. Setelah Reboot kita bisa masuk dengan memilih Debian GNU/Linux (pilihan paling atas).
lalu memasukan user dan password yang telah kita buat pada saat instalasi sebelumnya.
SUMBER : https://pencatattugas.wordpress.com/2014/10/22/cara-menginstal-linux-debian-7-6-0/
Cara Mudah Install Ubuntu 10.10
Langkah-langkah Install Ubuntu ini ditulis atas permintaan beberapa sahabat saya.
- Download dahulu file ubuntu-10.10-desktop-i386.iso di www.ubuntu.com/desktop/get-ubuntu/download dan burning dahulu di CD jika ingin mudah pinjam saja di rental CD. Sebaiknya install yang 32 bit meskipun PC Anda 64 bit untuk mempermudah installasi modem dan beberapa software spesifik.
- Setinglah komputer anda agar booting lewat CD (untuk laptop toshiba tidak perlu masuk ke bios, cukup tekan F12 sesaat setelah dihidupkan dan pilih boot from CD/DVD, laptop ASUS tekan shift Esc untuk laptop merk lain saya belum pernah mencoba, jika kesulitan silakan membaca buku panduan.)
- Misal selama ini Anda telah menggunakan windows dengan partisi C,D dan E. Kosongkan Drive E dengan memindah semua data ke Drive D. Akan lebih baik jika data-data penting di simpan dahulu di CD atau flashdisk untuk mengantisipasi terjadi kehilangan data.
- Masukkan CD Ubuntu sesaat kemudian akan tampil layar seperti di bawah, hebatnya VGA akan langsung terdetek oleh Ubuntu
- Tidak lama kemudian Ubuntu Live CD siap digunakan, namun jika Anda akan mengintall klikInstall Ubuntu
- Jika Anda sudah memiliki modem atau berada di area Wifi klik Download updates whiles installing. Agar lebih cepat proses instalasinya sebaiknya pilihan tersebut dikosongkan
- Ini adalah langkah yang paling penting, jika di disk Anda terdapat data penting dan OS lain misalnya Windows silakan pilih Specify partitions manually.
- Kemudian klik pada drive E yang telah dikosongkan, Dilayar Anda mungkin akan terdeteksi sebagai sda3. Anda bisa mengenalinya dengan mengecek dahulu besar drive E ketika masih di Windows. kemudian klik Delete sehingga akan tersedia freespace seperti gambar di bawah.
- Langkah selanjutnya membuat partisi swap. umumnya besar swap 2X besar RAM. Klik Add kemudian ketikan besarnya partisi baru.
- Membuat partisi root dengan cara klik Add dan habiskan saja semua freespace yang tersisa.
- Jika suatu saat Anda sudah merasa nyaman menggunakan Ubuntu dan akan menggunakannya sebagai OS utama untuk berbagai keperluan sebaiknya memisahkan menjadi beberapa drive. Setingan ini kusus pada laptop saya sda1 untuk /root (berisi files sistem), sda2 /home (berisi data user) dan sda3 /opt (berisi data mysql) dengan pertimbangan mempermudah backup menggunakan Ghost.
- Menentukan lokasi
- Menentukan keyboard Layout
- Menentukan username dan password, sebaiknya klik Log in automatically
SUMBER : http://www.rahmatriyanto.com/cara-mudah-install-ubuntu-1010.htm































